Rabu, 01 Februari 2012

Contoh Cerpen Menurut Pengalaman Pribadi


Kisah ini berdasarkan pengalaman nyata dari Cho Kyuhyun, member Super Junior. Dia menceritakan kisah ini melalui sebuah wawancara di acara televisi local Korea. Saya pun berinisiatif membuatnya menjadi versi cerita pendek . Check this out

                                                                                                ***
My Destiny Girl

September 2007
Kyuhyun berjalan tergopoh-gopoh menyusuri koridor rumah sakit menuju meja resepsionis. Saat ini dia sedang menjalani terapi pemulihan pasca kecelakaan mobil parah yang menimpanya dan member Super Junior yang lain. Tapi malangnya, Kyu-lah yang mengalami luka paling parah. Kecelakaan itu hampir merenggut nyawa, karir dan suaranya. Ia sempat jatuh koma 4 hari karena luka parah dibagian paru-paru. Tulang rusuknya patah dan menusuk paru-parunya dan sedikit masuk ke tenggorokan. Bisakah kau membayangkannya? Betapa beruntungnya Kyu karena tulang rusuk itu tidak mengenai pita suaranya. Aset yang paling berharga bagi seorang penyanyi seperti dia.
Setelah sampai di meja resepsionis dan membayar tagihan pengobatan, Kyu melihat sekeliling. Ada beberapa orang yang duduk menunggu di sofa diseberang meja resepsionis dan dia melihatnya. Dia melihat seorang gadis cantik yang sedang mengantri dibelakangnya dan langsung memperhatikannya.
Gadis  itu berambut panjang dan mungil. Ya Tuhan, puncak kepalanya hanya mencapai bahu Kyu. Merasa diperhatikan, gadis itu menoleh kearah Kyu dengan pandangan tidak nyaman. Kyu langsung pura-pura membaca laporan kesehatan yang sedang dipegangnya dengan muka memerah.
Ada sesuatu yang salah dalam diriku. Ya, aku yakin itu. Aku sangat tertarik pada perempuan itu padahal baru hari ini aku bertemu dengannya. Dan mengapa jantungku tiba-tiba berdetak cepat sekali?  Batin Kyu dalam hati.
***
Ketika sampai di dorm (asrama) Super Junior, dia masih memikirkannya. Kyu yang tadi nya hiperaktif tiba-tiba berubah jadi pendiam pada malam itu juga.
Merasa ada sesuatu yang janggal terjadi pada juniornya, member-member yang lain segera menghampirinya.
“Hei Kyu, hari ini kau sedikit berbeda. Ada yang salah denganmu?” Tanya Heechul khawatir.
Kyu hanya tersenyum menjawab pertanyaan hyungnya (sebutan laki-laki untuk memanggil laki-laki yang lebih tua).
“Kyu? Kau kenapa? Sakit diparu-parumu kambuh lagi?” Tanya Donghae sambil meletakkan telapak tangannya di dahi Kyu, bermaksud mengecek suhu tubuhnya.
“Tidak Donghae hyung. Aku baik-baik saja. Aku…aku hanya merasakan ada sesuatu yang salah dengan otakku.” Jawab Kyu
Kyuhyun pun menceritakan kejadian dirumah sakit tadi kepada member yang lain. Mereka hanya cengengesan mendengar cerita itu dan beranggapan Kyuhyun sangat polos sekali.
“Ah Kyuhyunnie, itu namanya jatuh cinta pada pandangan pertama. Kau ini bagaimana sih?” Celetuk Shindong sambil nyengir.
“Ah ternyata adik kecil kita sudah besar yah. Sudah mengenal yang namanya wanita cantik. Hahahaha” Ledek Eunhyuk.
“Liat saja besok. Kalau kau bertemu dengannya lagi, itu berarti takdir. Karena pertemuan pertama adalah kebetulan sementara pertemuan-pertemuan berikutnya adalah takdir.” Ujar Leeteuk sambil tersenyum.
Kyu hanya cemberut malu dengan pipi yang memerah mendengar komentar-komentar yang diberikan hyung-hyungnya.
Oke. Jika besok aku bertemu lagi dengan dia, aku menyimpulkan bahwa itu takdir. Yah, aku ingat kata-kata yang diucapkan Leeteuk hyung tadi. I do believe in fate and love at first sight. Batin Kyu.
***
Keesokan harinya setelah selesai menjalani terapi, Kyuhyun segera berjalan menuju meja resepsionis dan berharap bisa ‘bertemu’ dengan gadis itu lagi. Hari ini dia memakai hoodie agar tidak dikenali orang.
Kyu melihat sekeliling dan ternyata orang yang dicarinya tidak ada. Merasa bodoh, Kyupun berjalan menuju sofa diseberang meja resepsionis.
Ternyata ini hanya sebuah kebetulan belaka. Batin Kyu kecewa.
Lalu seperti slow motion di film-film, Ketika Kyu sedang duduk dengan raut wajah kecewa disofa, tiba-tiba ada seorang gadis yang muncul diujung koridor sebelah meja resepsionis.
Seperti menangkap sinyal dari gadis itu, kyu langsung menoleh dan dia melihatnya. Lagi. Dan gadis itu juga melihat kearah Kyu. Otomatis mereka saling bertatap-tatapan. Kyu langsung menunduk malu dan tersenyum senang.
Ah itu dia! My destiny girl! Semoga dia masih mengingat wajahku yang tampan ini. hehehe  teriak Kyu didalam hati.
Lalu dia, dengan jantannya, menghampiri gadis itu.
“Hai.” Sapa Kyuhyun kikuk.
“Hai. Kau kan yang kemarin mengantri didepanku?” jawab gadis itu sambil tersenyum ramah.
“Ah. i..iya. ternyata kau masih ingat juga.” Balas Kyuhyun gugup.
“Hmm…oke. Aku tidak bisa berlama-lama disini, aku harus pergi. Annyeong haseyo.” Kata gadis itu sambil membungkukkan badan dan berjalan menuju pintu keluar rumah sakit.
“Hei tunggu!” cegah Kyu sambil menarik tangan ‘destiny girl’nya itu.
“Ya? “
“Boleh aku minta nomor teleponmu?” Tanya Kyu.
Oh ayolah. Masa kau tidak mengenaliku sih? Aku ini Cho Kyuhyun! Member Super Junior! Apakah kau tidak mempunyai televisi di rumah? Batin Kyu
“Nomor telepon? Maaf aku tidak bisa memberikannya. Aku…aku sudah mempunyai pacar.” Jawab ‘destiny girl’ itu malu-malu.
“Ah. Kau sudah mempunyai pacar rupanya” Balas Kyu menelan ludah dan menahan malu.
“Ya. Maaf yah. Aku pergi dulu yah. Sampai jumpa lagi” Kata gadis itu tersenyum kikuk dan langsung berjalan, lebih tepatnya setengah berlari, menuju pintu keluar.
Kyuhyun yang merasa seperti orang bodoh hanya bisa berdiri menahan malu. Beberapa orang yang kebetulan melihat kejadian itu hanya bisa tersenyum menahan tawa dan beberapa lainnya seperti mengatakan ‘yang sabar yah’ untuk Kyu. Kyuhyun merasa sangat beruntung orang-orang itu tidak mengenalinya sebagai ‘Kyuhyun-nya Super Junior’. Dia akan merasa bodoh sekali kalau ada gossip yang beredar karena kejadian ini.
Ya Tuhan aku bahkan belum mengetahui namanya batin Kyu sedih.
Merasa menjadi pusat perhatian, Kyu langsung berjalan menuju pintu keluar dengan muka merah seperti tomat busuk.
Setelah kejadian itu, Kyuhyun bersumpah tidak mau lagi menyukai orang yang baru pertama ditemuinya. It hurts him.
Aku harus melupakan my destiny girl. batin Kyu sedih.
***

November 2007
Hari ini Super Junior mengadakan jumpa fans dan fansigning. Kyuhyun duduk disebelah Eunhyuk. Fans-fans mengatri untuk mendapatkan tanda tangan member favoritnya. Fans berbaris mejadi satu barisan yang panjang dan diujung barisan terpecah menjadi 13 barisan kecil berdasarkan jumlah member dan harus memilih member favorit mereka.
Kyuhyun tersenyum kepada fans-fans yang berbaris didepannya. Sambil menyapa mereka dan sedikit berbincang, mata Kyuhyun melihat satu barisan fans di barisan belakang dan…..
DANG!!!
Ternyata destiny girl-nya ada diantara kerumunan fans dibelakang dan ikut mengantri. Ia masih berda di satu barisan besar. Kyuhyun penasaran dimanakan dia akan memilih barisan kecil? Di barisan iakah atau dibarisan member lain?
Ah kenapa dia ada disini? Apakah dia sudah putus dengan pacarnya dan ingin bersamaku? Ya Tuhan inikah yang dinamakan takdir? Batin Kyu senang sekali.
Dengan senyum penuh arti, Kyuhyun tetap menandatangani CD album mereka yang disodorkan fans-fansnya. Ia dengan sabar menunggu giliran destiny girl-nya meminta tanda tangannya. Ia yakin kalau destiny girl-nya akan ikut berbaris di barisannya bukan dibarisan member lain.
Destiny girl pun semakin lama semakin dekat dengan ujung barisan besar. Tinggal 5 orang lagi didepannya dan ia harus memilih member favoritnya.
Kyuhyun tegang. Jantungnya seperti ingin keluar dari dadanya.
Tinggal tiga orang lagi.
Dua orang lagi
Dan….
Destiny girl pun memilih member favoritnya dan……
Ia berjalan ke barisan kecil didepan EunHyuk yang duduk persis disebelah Kyuhyun.
Kyuhyun menatapnya. Gadis itu seperti mengabaikan kehadiran dirinya. Seperti tidak mengenalinya. Seperti tidak pernah mengalami kejadian di rumah sakit. Gadis itu dengan malu-malu menyodorkan albumnya dan meminta tanda tangan EunHyuk.
“Ah Eunhyuk oppa kau tampan sekali.” Kata gadis itu malu.
“Terima kasih.” Balas Eunhyuk tersenyum.
Mendengar percakapan itu membuat Kyuhyun merasa kecewa. Kenapa Eunhyuk? Kenapa bukan dirinya?
Kyuhyun tetap menandatangani album dengan senyum dipaksakan dan membalas obrolan fans dengan sekenanya. Dia kecewa sekali. Kecewa untuk yang kedua kalinya. Kecewa karena seseorang yang bahkan ia tidak tahu namanya.
Dia memang ditakdirkan bukan untuk diriku. Good bye my destiny girl.
***
Cho Kyuhyun^^


Lee Hyukjae (Eunhyuk) ^^

This short story version is created by:
Tiastika Mauliza

All credit goes to her!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar